web hit counter

Pacarku Berubah Cantik Part 9

0
515

Pacarku Berubah Cantik Part 9

Sex Outdoor

Disamping kolam renang ada sebuah gazebo. Ukurannya sekitar 3 x 3 meter dan Tingginya sekitar 50 Cm yang mengelilingi, sehingga kalau berada didalamnya tidak terlihat orang dari luar. Apalagi ada pohon-pohon yang mengelilingi gazebo itu. Pacarku meletakkan handuk diatas lantai gazebo itu dan memintaku duduk diatasnya dengan pandangan keluar gazebo.

“Yank, aku horny…sini masukin kontolmu..” Katanya sambil melepaskan celana pendekku, lalu mengoralnya sebentar sampai tegang. Batangku memang langsung tegang mengingat tadi ada lelaki lain yang sudah sukses melihat toket pacarku. Aku melihat sekeliling. Aman juga, posisi pacarku yang mengoral ku tidak kelihatan.

Merasa batangku sudah tegang maksimal, kemudian pacarku menggeserkan celana dalamnya kesamping, lalu mengakat vaginanya keatas batangku dengan posisi dia duduk diatasku membelakangiku. Blesssss….. Vaginanya langsung menelan batangku dengan sukses. Memang dia sudah horny berat, terbukti dari cairannya yang sudah meluber dan penuh cairan putih. Aku berasa di kenyot di dalem memek pacarku.

“Ouhhhh……. enakkkk…sayankkkk…” Desahnya sambil memompa batangku. Aku hanya duduk selonjor membiarkan dia memegang kendali.

Berhubung posisi kami di outdoor begini, pacarku rada atur ritme menggoyang goyangkan pantatnya agar tidak mencolok, karena posisi kepala kami berdua bisa kelihatan dari luar gazebo ini. Aku bisa melihat sepasang kekasih tadi yang sekarang sudah duduk di bangku sudut kolam asyik mengobrol. Dari posisi ini aku juga bisa melihat ke arah bar kolam.

“Ahhhh…ahhhh…yankkk …. enak….ah kontol kamu nikmat banget yank…ah nikmat…”
“Kamu memang nakal ya…horny baru dipijat sama cowo lain..” kataku sambil mulai menciumui lehernya dari belakang.
“Ohhh…ohhh….iya yankkk……ayo teruss…..”
“Baru dipijat saja sudah horny, bagaimana kalau dikenyot toket ini?!” Kataku sambi meremas dadanya, yang membuatnya makin mendesah.

“Memang kamu rela toket aku diisap sama abang-abang tadi?”
“Kalau kamu suka sih gpp sayank…” Itu yang keluar dari mulutku.
“Kalau aku kecanjuan kenyotan dia gmn?”
“Selama kamu suka gpp…asal kasih tahu aku….”

Sambil berkata begitu, aku lalu ambil kendali dengan memajukan batangku naik turun. Sambil aku remas dada pacarku yang makin besar itu. Tapi saat aku mau membuka bikininya, pacarku menolak. “Jangannn… nanti kelihatan dari luar gazebo….remas saja……” Katanya masih malu-malu. Baiklah aku menurut.

3 menit dalam posisi seperti itu, tiba-tiba petugas bar kolam datang membawa pesanan frech fries yang aku pesan. Kudengar langkahnya sudah dekat. Sudah ga sempat beres-beres, segera aku ambil handuk untuk menutupi bagian bawah kami agar proses pembuatan anak ini tidak terlihat. Lelaki itu mendekat ke pintu masuk gazebo: “Ini pesanannya mas…maaf lama…”

Dan dia kaget melihat posisi kami. Walau tidak kelihatan, tapi pasti ketahuan kalau kami sekarang lagi pangku-pangkuan dan ada sesuatu dibaliknya. Justru handuk yang menutupi membuatnya makin curiga. Apalagi kami erdua berpeluh keringat. Pacarku hanya bisa menunduk malu. Tak berani menatap.

“Letak saja disitu mas..” Aku bilang. Dengan nakalnya aku goyangkan pantatku, sehingga batangku keluar masuk kedalam vagina pacarku. Pacarku mendesah lalu buru-buru menutup mulutnya. Dia meremas pahaku dengan keras, menahan aksiku.

Lelaki itu meletakkan nampan berisi kentang itu sambil tak henti menatap kami. Aku justru makin semangat menggodanya. Aku naik turunkan tubuh pacarku. Pacarku ga tahan untuk tidak mendesah: ”ohhhhh….ouhhhhh….”

“Sudah mas….tinggal saja…nanti masukkan bil ke kamar ya…” Kata pacarku saking malunya. Dia malu karena sudah ketahuan. Dia malu kalau lelaki itu menatapnya dengan heran.

“Gapapa yank….si masnya biar istirahat dulu sudah jauh-jauh kesini” Kontan pacarku membalikkan wajahnya kebelakang dan melotot ke arahku. Aku hanya senyum jahil saja.

Pacarku meremah kuat pahaku sambil tetap melotot, seolah memberi kode untuk berhenti. Mukanya sudah merah seperti kepiting rebus. Aku justru senang menggodanya seperti ini. Sekalian juga menyalurkan fantasiku, yaitu bercinta didahapan orang lain yang menyaksikan tubuh indah pacarku. Aku terus saja bergerak liar memaju mudurkan pinggulku ke liang pacarku, walau dia sekuat tenaga menahan pantatnya agar tak bergerak.

“Mas, pacar saya cantik ga?” ujarku ke lelaki itu yang masih berdiri bengong. Kulirik dia itu hanya melotot memandangiku.

“Cantik mas. Cantik sekali. Seksi lagi. Kulitnya halus, tadi sempat rasain…hehee…” Lelaki itu menjawab sambil ketawa garing dengan nafas yang tidak beraturan.

“Kamu tadi curi-curikan melihat toket pacarku ini” Kataku sambil meremas dada pacarku. Pacarku dengan sekuat tenaga memegang tanganku yang mau melepas branya. “Yankkk..udah dong..jangan becanda…malu tahu…..”

“Gpp yank….tadi dia sudah lihat dada kamu sekilas. Kasih tips bonuslah kedia..hitung-hitung dia sudah baik juga bantuin kamu…” Kataku. Kemudian aku bisikkan ketelinga pacarku “Tadi pagi juga dada kamu sudah dilihat room service…”

Akhirnya pacarku pasrah saja saja aku lepas bikini atasnya. Inilah moment bersejarah dalam kehidupan sex kami. Aku akan mempertontonkan dengan sengaja keindahan tubuh pacarku dihadapan orang lain. Batangku makin tegang, kepalaku makin melayang. Aku lepaskan tali pengikat bikini yang ada dipunggungnya. Kini payudaranya terbuka bebas, bulat kencang dan ranum, terpampang bebas terlihat oleh lelaki yang sekarang melotot tajam sampai air liurnya tumpah.

“Astafirullahhhh…..” Kaget lelaki itu melihat yang ada didepannya. Aku makin semangat menggoyangkan pantatku. Pacarku jga sudah masa bodoh, ikutan menaik turunkan tubuhnya. Mungkin pikirannya sudah kalah dengan nafsunya yang sudah tinggi. Pacarku mendesah desah dengan sesekali menutup mulutnya. Kepalanya tetap tunduk, tak berani menatap kedepan. Dia mencoba menutupi payudaranya yang terguncang guncang.

“Ahhhhhh…..ahhhhhh…ahhhhhh…” Kini pacarku mendesah dengan kencang. Sudah tidak malu-malu lagi.

Aku benar-benar horny sekali saat ini. Ternyata sangat nikmat bercinta dengan dilihat orang begini. Apakah aku mengalami kelainan? Ah masa bodoh.

Pacarku sudah keluar dari tadi. Sedangkan aku hampir saja orgasme, tapi aku tahan. Aku bisikann ke pacarku: “Yank, aku mau dinginkan kontolku dulu ke kamar mandi ya….tunggu disini” Kataku. Belum sempat pacarku ngomong sesuatu, aku langsung cium bibirnya, lalu aku lepaskan batangku dan pakai celana pendekku.

“Aku tinggal dulu ke toilet ya mas…” Kataku ke lelaki itu. Aku lalu berlari kecil ke toilet meninggalkan pacarku yang lagi horny, dengan lelaki asing petugas hotel itu.

Aku masuk kamar mandi, mengambil air dan membasuh penisku yang sudah bengkak saking hornynya. Ini bisanya caraku untuk memperpanjang durasi kalau ML. Tapi tiba-tiba perutku sakit. Sehingga aku buang air dulu selama 10 menit. Aku mau buru-buru menyudahi aktivitas sakit perut ini, karena rada khawatir juga membiarkan pacarku dengan lelaki lain. Pas aku kembali, aku lihat hanya pacarku di gazebo.

“Mana si masnya?” Tanyaku.
“Sudah cabut barusan…kamu lama…” Posisi pacarku telentang dengan handuk masih menutupi bagian bawahnya, sedangkan dadanya tetap terekpose. Sama-samar aku lihat ada cairan putih yang sudah diratakan diatas kedua dada pacarku. Sebelum aku selidiki, akhirnya pacarku ngaku.

“Maaf ya yank, tapi pas kamu pergi, si mas nya minta ijin ngocok kontolnya. Katanya sudah horny sekali”.
“Terus????”
“Karena aku kasihan lihat mukanya, ya aku biarin saja. Tapi aku bilang kocok sendiri karena aku jijik ngocoking punya dia….”
“……”
“Ya sudah dia kocokin sampai keluar sambi lihatin dada aku……Tapi jahatnya dia semprotin diatas dadaku yankkkk….parah…..” Katanya tapi sambil tersenyum senang. Kacau ini. Ga ada nada keberatannya.

Aku makin ON saja dengar ceritanya. Aku mau eksekusi langsung, maka aku sibakkan handuk itu. Dan aku kaget karena dibalik handuk pacarku sudah polos alias celana dalam bikininya sudah ga ada, sehingga vaginanya yang tercukur rapi langsung terlihat. Banyak pikiran dikepalaku, tapi bodo amatlah. Aku mau langsung eksekusi. Maka segera aku arahkan batangku kedalam dan aku mulai menggenjotnya.

“benar tadi dia hanya ngocokin batangnya saja yank?” Selidikku.
“Iya sayankkkk…..ouh….ohhhh……”
“Hmmmmm….. Kirain dia juga rasain memek kamu ini?”
“Memang boleh?” Tanyanya.
“ya boleh saja, selama kamu suka dan nyaman…..”
“Ya sudah nanti aku kasih gratis deh memek aku buat abang tadi….”Katanya menggoda.

Aku makin gile mendengar dan membayangkan perkataan pacarku. Aku lalu membangunkan pacarku. Aku mau gaya doggy. Maka kubuat dia berpegangan di dinding gazebo dengan pantat menungging. Kepala sampai dadanya keluar dari dinding gazebo itu. Tanpa sempat protes, segera aku aku masukkan kembali batangku ke vaginanya yang sudah becek. aku genjot kembali pacarku. Sekarang kami bercinta dengan menghadap kolam dan bar. Sensasi yang luar biasa, serasa bercinta di alam terbuka. Pacarku hanya bisa pasrah. Pacarku hanya terdiam sambil sesekali mendesah dan sambil sesekali juga matanya terpejam merasakan sensasi yang dia rasakan. Dia terpejam karena mungkin malu karena sekitar jarak 30 meter ada orang lain dipinggir kolam itu.

“Enakkkkk banget….sayankkk……”

Kepala Pacarku menengadah ke atas dan tangan kanan memegang dadanya sendiri sedangkan tangan kirinya berpegangan ke dinding gajebo.

Dari kejauhan terlihat pasangan yang sejak tadi di kolam melihat kami sambil berbisik-bisik. Bahkan tanpa sepengatahuan cewenya, sang cowo mengacungkan jempol ke aku, keliatannya dia dapat sudut yang pas melihat kami dari pinggir kolam saat aku mendoggy pacarku. Aku pun semakin bersemangat. Sensasi lain aku rasakan. Kontolku sudah terbenam sepenuhnya ke dalam memek pacarku yang sempit.

“Yank memek kamu enak banget….”
“Nikmati terus sayankkk….nikmati sepuasmu…ohhh….”
“Pasangan disana sepertiny bisa melihat kita yank…”
“………” Pacarku hanya diam.
“Mas penjaga bar juga sampain jinjit begitu di dalam bar sana untuk melihat kita….”
“……….”
“Ntah kenapa, aku senang kalau ada yang suka dengan tubuh indah kamu ini…..”
“Kamu emang cowo mesummmm…ohhhhh…”
“Tapi kamu suka kan???”
“Iya sayang….terusss…genjotttt….aku milikmu….”

Aku membungkukkan badan dan mengecup punggungnya. Kuraih payudara yang bergerak bebas itu dan memilin-milinnya . “Aaah iya yank terus diremas sayang enak banget..ahhhhhh…… “ Desahnya merasa keenakan. Anjis, aku baru sadar payudara pacarku ada begas sperma penjaga bar itu. Tapi tunggu, tadi katanya spermanya diratakan. Siapa yangmeratakan???

“Huhuhuh…… toket kamu yang indah ini tadi dipegang-pegang sama petugas bar itu….. Sekarang sudah ada saingan aku nih……”
“Iya sayang maaf ya….habis kamu lama sih….jadi ga ada jagain aku…….”
“Sekarang kamu tatap penjaga bar itu…sambil kamu mainkan tokrt kamu…”

Pacarku tak menolak. Dia sambil menggoyangkan pantatnya, juga memprovokasi: “Mas…..sini…nikmati toket marsha….. jilatinnn….plintir putingnya….ohhhhhh….”. Aku senang dia melakukannya. Ritme goyangku makin intents.

“Mas…..kalau mau memek marsha harus ijin pacarku aku dulu ya……..”

Luar biasa provokasi2 dari pacarku ini. aku harus sekuat tenaga menjaga jangan sampai muncrat duluan.

“Kamu suka bercinta seperti ini?” Tanyaku.
“Iya sayankkkk….sensasinya beda…. I Love youuuuu…”
“Nanti kita buat yang lebih gila ya…”

Pacarku hanya menggguk. Ternyata pacarku sangat menikmati sensasi baru bercinta di tempat terbuka begini. “OHHHHH…GILA…. enaknya..” Sambil mengecupi punggung dan leher pacarku, aku mencoba memainkan anusnya untuk menambah kenikmatannya. Aku colok-colok pelan lubang duburnya. Suatu saat aku akan menjebolnya juga. *evil smile*

Pasangan yang disana sudah mulai ciuman. Sepertinya mereka ikut konak juga menyaksikan kami, walau dari jauh dan samar-samar. Bahkan si cowo sudah meremas-remas dada cewenya. Benar-benar gila suasana pinggiran kolam saat ini.Aku perhatikan cewenya masih muda begitu, lebih muda dari pacarku.

Menyaksikan mereka beraksi disebrang kolam, aku juga merasakan nikmat yang berbeda. Aku memejamkan mata. Saat ini yang aku rasakan se[erti vacum clener yang menjepit kontolku secara kuat. Seolah-olah batangku diremas-remas. Nikmatnya sangat luar biasa. Sukar aku ungkap dengan kata2. Sesaat aku terdiam untuk menikmati sensasi kenikmatan tersebut. Nafasku terasa sangat memburu menahan gejolak birahi. Sedangkan pacarku juga mengerang-erang keenakan. Dia sekarang yang aktif menggoyang-goyangkan pantatnya maju mundur.

“Aku mau keluar sayankkkk….. agak cepaat tanganmu remas dadaku….” desahnya. Tangan kirinya masih berpegangan erat ke dinding gazebo masih dlm posisi menungging.

“Maaf kita gabung ya…..” Sebuah suara cowo mengagetkan kami berdua. Kami menghentikan aktifitas tiba-tiba melihat 2 orang yang ternyata pasangan dikolam tadi sudah masuk kedalam gazebo. Pacarku hanya menutup mulutnya karena kaget.

“Maaf ya….kita pakai gazebonya juga. Sudah ikutan horny lihat kalian dari tadi ML disini….” Lanjut cowonya. Dia lalu membuka bikini cewenya dan mereka bercinta dengan posisi woman on top. Tepat diselah kami. Tanpa-malu-malu telanjang bulan begitu. Kegilaan maccam apa ini?!

Aku segera memompa kembali vagina pacarku yang sudah mau orgasme. Pacarku juga sudah masa bodo. Sudah hilang rasa malunya. “cepatttt yankkkk” Pintanya. Kupercepat gerakanku sesekali aku melakukannya dengan agak kasar saat memasukkan kontolku. Membuatnya makin menjerit. Akhirnya tubuh pacarku mengejang keras dan mengerang keenakan. Tubuhnya bergetar hebat, pahanya yang semula mengangkang kini menutup rapat.

“Yankk…aku juga mau keluar…..didalam ya…”
“terserah saja….cepatttt….ohhhhhh…..”

Pacarku menggelinjang hebat,tangannya yang semula memegang dinding gazebo sekarang tersungkur jadi memenang lantai gazebo. Posisi itu membuat hukamnku makin dalam dan akupun mulai menindih dan memeluknya seraya terus menggerakkan pantatku naik turun dengan cepat.

Disebelah aku dengar pasangan itu juga sudah mulai mendesah-desah. Kulirik sekilas dada cewe itu yang terayun indah (walau tak sebesar ounya pacarku). Wajahnya cantik juga, dan makin sexy karena horny digenjot pasangannya. Cowo itu tersenyum ke arahku yang kedapatan melirik cewenya. Aku lalu palingkan wajah

Kupeluk pacarku sambil menciumi lehernya.. “Aaah Yaank aku mau keluar niihh”
“Iya baarengan ya sayankkk….dikit lagi’ Jeritnya.

Sangat terasa sekali ada yang bakal mau meledak keluar dari dalam kontolku, aku pun berusaha semakin mempercepat gerakan keluar masuk di lubang senggama pacarku sambil terus memeluk tubuhnya dari belakang dan tanganku tidak lupa meremas2 payudaranya..

Akhirnya dengan gerakan cepat dan terburu-buru, “Aaaahh keluar yank ….. Ahhhhhhhhh…….” sambil menancapkan penisku lebih dalam dan ‘Crooot..crooot..crooot!’ Spermaku membanjiri vagina pacarku dan pacarku ikut melenguh panjang tanda dia juga klimaks bersamaan. Dari vaginanya menetes spermaku meleleh.

Sungguh kenikmatan yang luar biasa bisa bercinta di outdoor begini. Bakal terulang kembali.

Bersambung

Pembaca setia Kisah Malam, Terima Kasih sudah membaca cerita kita dan sabar menunggu updatenya setiap hari. Maafkan admin yang kadang telat Update (Admin juga manusia :D)
BTW yang mau jadi member VIP kisah malam dan dapat cerita full langsung sampai Tamat.
Info Lebih Lanjut Hubungin di Kontak
No WA Admin : +855 77 344 325 (Tambahkan ke kontak sesuai nomer [Pakai +855])
Terima Kasih 🙂

Daftar Part