web hit counter

Permainan Cinta Part 15

0
543

Permainan Cinta Part 15

Pengorbanan Seorang Istri(2)

Irawan Setiadi

Mawar Lestari

Pukul sembilan malam Aku bangun dari tidur.Duduk di Pinggir Ranjang sebentar menunggu Mbak Mawar selesai mandi.Aku tersenyum melihat Mak Mawar keluar dari kamar mandi hanya mengunakan handuk saja.Mbak Mawar terdiam,mematung.Mungkin saja Ia masih malu padaku,Tapi bukanya Tadi juga Mbak Mawar hanya mengenakan BH sama CD saja didepan mataku.Ahh sudahlah bikin pusing aja.

“Kenapa Mbak?”Tanyaku.

“Nggak Papa Ir”Jawab Mbak Mawar.

“Udah kelar Mandinya Mbak”

“Udah Ir.Kamu udah lama bangunya?”

Aku bangun dan langsung menghampiri Mbak Mawar.Lalu Aku berkata “Ya baru saja”Kemudian Aku berkata kembali kali ini bibirku sengaja Aku dekatkan ke telinga Mbak Mawar.”Aku mandi dulu yah.Dandan yang cantik buatku”

Mbak Mawar Diam saja.Sementara Aku langsung saja masuk kedalam kamar mandi.Setelah selesai Aku langsung keluar dari kamar mandi,Kedua mataku langsung terbelalak melihat seorang bidadari cantik dengan berpakain gamis warna merah bermotif bunga dan jilbab kuning.Bidadari itu adalah Mbak Mawar yang sedang duduk di pinggir kasur.Aku melangkah mendekatinya,tercium aroma wangi dari tubuhnya,Aroma wangi tersebut membuat nafsu birahiku bangkit,Namun secepatnya Aku redam,sebab masih banyak urusan yang harus Aku selesaikan.

“Wah Mbak Cantik bangat bagai bidadari yang turun dari kayangan”ucapku

Mbak Mawar tersenyum dengan raut wajah merah merona.Setelah ituk Aku langsung saja ganti pakain di depan Mbak Mawar,untung saja Aku sudah memakai celana dalam waktu di dalam kamar mandi,jadi Otomatis Mbak Mawar tidak bisa melihat batang kontolku.

Setelah selesai ganti pakain Aku dan Mbak Mawar keluar dari kamar Hotel dan langsung ke tempat parkir hotel.

Mobil pun berjalan meninggalkan hotel dan langsung menuju rumah orang yang telah membuat suami Mbak Mawar masuk penjara.

Sampai juga Aku di depan rumah orang itu.Rumahnya berada di sebuah komplek.Rumahnya cukup sederhana.Lalu Aku dan Mbak Mawar turun dari mobil.Kemudian berjalan melangkah mendekati pintu masuknya.

“Tokk…Tokkkk…..tok….”

“Iya nanti”Jawabnya dari dalam rumah.

Semenit kemudian pintu rumah terbuka.tampak sesosok lelaki tua yang sudah botak.badannya masih kelihatan sangat kekar.Kira-kira usianya 58 tahunan.

“Oh ibu silahkan masuk”Ucapnya.

Tentu lelaki tua itu mengenal mbak Mawar,Sebab meraka sudah pernah bertemu di kantor polisi.Aku dan Mbak Mawar pun masuk kedalam dan langsung duduk di bangku ruang tamu.

“Mau minum apa?”Ucapnya.

“Nggak usah repot-repot pak”Jawab Mbak Mawar santun.
Tapi tetap saja lelaki tua itu masuk ke dapurnya dan membuatkan minuman buatku dan mbak Mawar.

Dua menit kemudian Lelaki tua itu datang dari balik dapurnya,sambil membawa minuman Es Jeruk dua gelas.Lalu Menaruhnya di atas meja depanku

“Makasih pak repotin nih”Kata Mbak Mawar.

“Nggak Kok cuman Air jeruk doang”

Lelaki tua Itu mengambil posisi duduk.Lalu Berkata “Silahkan diminum”

“Ya Pak “Ucapku.Lalu mengambil salah satu gelas yang berisi air jeruk.Kemudian meminumnya sedikit.kulirik mbak Mawar pun sama melakukan sepertiku.

“Langsung saja pak kedatangan kami ingin membicarakan kasus yang menimpah suami saya.saya sudah membawa uang yang bapak inginkan agar suami saya bisa bebas”

Lelaki itu Diam,Kedua bola matanya menatap tajam Mbak Mawar,Sesaat kemudian Lelaki itu menghela nafas panjang.
“Baik kalau Begitu yang kamu mau.Kita datang saja
kekantor polisi agar masalah ini secepatnya kelar.jujur saja sama ibu seandainya saja saya tidak meghentikan warga yang main hakim sendiri pada suami ibu maka saya yakin suami ibu sudah mati.”

“Iya pak.Makasih banyak.Tapi sejujurnya suami saya baru kali ini mencuri.Suami saya mencuri demi bisa membawa anak saya kerumah sakit.”

“Apapun alasannya tindakan suami ibu tidak bisa di benarkan”

Aku hanya diam saja.kulihat mbak Mawar juga diam saja.Aku melihat kearah lelaki tua itu tampak matanya melirik ke wajah Mbak Mawar.Lalu Aku berkata “ya udah pak nanti uangnya saya kirim di jalan.Lebih baik kita berangkat sekarang.mumpung masih jam sepuluh malam.”

“Oke kita berangkat sekarang.”Ucap Lelaki itu.

Aku dan Mbak mawar keluar rumah.Lalu masuk kedalam mobil menuju kantor polisi.Pria tua itu mengikutiku dari belakang dengan mengunakan sepeda motor.

Dua puluh menit kemudian kami sampai di kantor polisi.Kemudian pria tua itu mencabut tuntutannya dan suami Mbak Mawar pun di keluarkan dari dalam Jeruji.

“Ya udah Aku pulang dulu.Kamu jangan mengulanginya lagi.Ingat anak istrimu sangat membutuhkan kehadiranmu”Ucap Pria tua itu menasehati suami Mbak Mawar.

“Iya pak saya janji”Jawab Suami Mbak Mawar dengan nada lembut.

Pria Tua itu keluar dari dalam kantor polisi.Lalu Aku berkata “Kami juga permisi dulu pak” dan kemudian Aku berjabat tangan dengan polisi tersebut yang di ikuti Mbak Mawar dan suaminya.Kemudian Kami keluar dari kantor polisi dan segera menuju tempat parkir.

“Nama Suamimu siapa saya?”Ucapku

“Rudi”Jawab Mbak Mawar

“O.Ya.Rud kamu bisa bawah mobilkan”tanyaku.

“Bisa Ir.”Jawabnya lesu

“Ya Udah kamu bawah mobil.Biar saja sama istri kamu duduk di belakang”

Tanpa membatah Rudi mengikuti kemauanku.Rudi menjadi supir untuku.Dalam mobil Aku bermesraan dengan Mbak Mawar.

Aku pegang lengan tanganya sambil berkata “Putih amat say kulit kamu.wanginya tubuhmu.Tak sabar ingin menjamahnya.”.Mbak Mawar tersenyum masam.

Sedangkan kulihat wajah suaminya agak kesal dan marah.Mungkin Rudi cemburu.Melihat Reaksi suaminya seperti itu hatiku bahagia.Lalu Aku semangkin intim bermesraan dengan Mbak Mawar.Hingga tak terasa sudah sampi depan Villa.

Aku dan Mbak Mawar masuk kedalam Villa.Dalam Villa hanya ada dua kamar aja.Aku suruh suaminya Mbak Mawar Untuk menunggu di sofa,Stanbay kalau Aku perlu sesuatu.

Aku mulai membuka satu persatu kancing Mbak Mawar.Hingga seluruh kancingnya kebuka semuanya dan melempar bajunya di lanti.Tampak BH warna hitam yang masih membungkus kedua toketnya.

Aku mainkan kedua toketnya,ternyata kedua toketnya masih sekal,Sama seperti Bu Gina.Sementara Mbak Mawar hanya mengejapkan matanya.

“Kok toket Mbak masih sekal.Kan Mbak udah punya anak?”

“Mbak nggak pernah menyusui.Anak Mbak minumnya susu kaleng”

“Oh.pantesan”

Lalu Aku langsung membuka BHnya.Dan langsung kulempar ketanah.

“Wow…indah banget toketnya”ucapku Kagum.Aku langsung menciumi dan menjilati toketnya.Aku yakin diluar sana banyak orang yang menginginkan toket Mbak Mawar.

Tiga menit mulutku bermain-main di area toketnya.Lalu Aku membuka Celana Leggingnya,Mbak Mawar mengangkat kedua kakinya,agar Aku mudah membukanya.
Tampak celana dalam warna putih yang sudah basah.

Belahan memeknya pun tampak jelas.Aku langsung mengelusnya,mbak Mawar hanya mendesah saja.Aku suruh Mbak Mawar duduk diatas meja yang ada dalam kamar.Langsung saja Aku nyungsep di kedua pahanya.Aku jilati memeknya yang masih di bungkus.Kemudian Aku juga menjilati kedua pahanya,Yang pertama sebelah kiri,kemudian setelah selesai langsung pindah kesebelah kanan.Mbak Mawar hanya mendesah,dan mengejapkan mata menikmati aksiku.

Dengan nafsu langsung saja Aku membuka Celana dalamnya.seketika tampaklah memek tembem nan indah di depanku.Aku kagum akan keindahannya,Langsung saja Aku nyusep dan menjilati memeknya,menyedot-yedot dengan penuh nafsu.Lidahku bermain dalam memeknya.Desahan Mbak Mawar samangkin kencang.

Enta sengaja Atau tidak Mbak Mawar memegang kepalaku dan menekannya lebih dalam.Aku menjilati itilnya,dan lidahku mempermainakan itilnya juga.

“Ahhhh…ahhhh….ahhhh”Desah Mbak Mawar.

Lima menit sudah Aku berada di posisi itu.Aku rasa sudah cukup,Lalu Aku menghentikannya.Aku tatap memek itu dengan penuh kebahagian,Aku bahagia bisa menjadi lelaki kedua yang bisa menikmati memeknya,dan lelaki pertama yang akan menikmati memeknya atas izin suaminya.

Setelah itu Aku elus pakai tangan,Kulihat Mbak Mawar hanya mengerjapkan mata,tampaknya sangat menikmati Aksiku.Lalu Aku masukan salah satu jari tangaku kedalam memeknya.Mbak Mawar terpekik ketika salah satu jari tangaku masuk.Lalu Aku kocok memeknya dengan mengunakam jariku.

“Ahhhh……ahhhhhn….ahhhhhh”Erang Mbak Mawar sambil meronta.

Mendengar semua itu Aku tertawa bahagia.Lalu Aku mempercepat kocokan jariku pada mememknya

“Ahhh….ahhhhh…ahhhhh…enak ir….ahhhhh…ahhhhh”

Tiga menit Aku mengocok memek Mbak Mawar dengan salah satu jariku.Selama itu pula Mbak Mawar meronta-ronta.Sambil berteriak ‘Ahhhn….ahhhnn…ahhhhh”.Sesaat kemudian kedua bola mata Mbak Mawar terbelalak,Wajahnya mendongkrak keatas.Seluruh tubuhnya tampak sangat tegang

“Ahhhh…Aaaaakkkkkuuuu keeeeeluuuuuaaaar irr”Pekik Mbak Mawar di tengah orgasmenya

Melihat Mbak Mawar mencapai Orgasmenya. Aku sengaja mendiamkan salah satu jariku di dalam memeknya,Terasa sekali memeknya berkedut-kedut.Mbak Mawar langsung tepar,dengan posisi badannya diatas meja dan kakinya di bawah.

Aku segera keluar untuk memberikan Mbak Mawar istirahat lebih dulu.Aku lihat suaminya sedang duduk.Lalu Aku menghampirinya dan duduk di sebelahnya.

Aku ambil sebatang rokok dan kemudian menyalahkanya dengan mengunakan korek gas merek tokai.

“Nih Rud kalau mau rokok”Tawarku sambil menaruh rokok dan korek gas diatas meja.

“Makasih Mas Irawan”Jawab Rudi sambil menundukan kepala.

Melihat Rudi seperti itu Aku merasa kasihan.Bagaimana pun tidak ada lelaki yang baik mau melihat istrinya sedang di entot orang lain.Apapun itu alasannya.

Aku yakin dalam Hatinya Dia sangat kesal Pada diri sendiri.Tapi Aku tidak peduli dengan semua itu.Bagiku malam ini dan malam seterusnya Mbak Mawar akan menjadi miliki sampai waktu yang di tentukan.Sebab Mbak Mawar sudah Aku beli memeknya dari suaminya,Jadi terserah Aku mau diapakan tuh memeknya.Tapi kalau Aku kasih memeknya ke para suhu Forum Semprottt mau kaga Ya??.Tapi Aku Yakin Mau sih. Gimana Suhu Please dijawab di kolom komentar Ya..he…he…he….

“Sudahlah Rud.Kamu nggak usah menyesal seperti itu.Apapun yang sudah terjadi biarkan saja.Lagian Mbak Mawar akan kembali padamu kok.Aku cuman menikmati tubuh dan memeknya sesaat”

“Ya Mas Irawan “Jawab Rudi lirih.

Sepuluh menit sudah berlalu.Aku rasa sudah cukup memberikan waktu istrirahat buat Mbak Mawar.

Roko yang Aku hisap pun sudah habis.Lalu Aku masuk kembali ke dalam kamar.Aku tidak perduli dengan Rudi yang bersikap seperti itu.Yang Aku perdulikan adalah mendapat kenikmatan surga dunia dari istri tercintanya.Aku melihat mbak Mawar sedang duduk di tepi ranjang sambil menangis.Lalu Aku tutup pintunya dan mendekati Mbak Mawar dan duduk di sebelah Mbak Mawar.

“Kenapa Mbak kok Nangis”

Mbak Mawar tidak menjawab.Ia hanya bisa menangis,Jujur melihat Mbak Mawar menangis hatiku sangat ibah.Lalu Aku belai dengan penuh cinta Rambutnya yang panjang.

“kenapa mbak menangis.Apa yang membuat Mbak menangis.Coba ceritakan,Siapa tahu Aku bisa membatunya?”

Mbak Mawar langsung memeluku sambil menangis di belakang punggungku.Mbak Mawar pun berkata di tengah isak tangis “Wan Mbak wanita yang kotor…Mbak sudah tidak suci lagi.Mbak sudah menghianati suami.”

Aku melepaskan pelukan Mbak Mawar.Lalu Menatap tajam Matanya sambil berkata “Mbak Dengarkan Aku baik-baik.Apa yang Mbak bilang tidak benar”

Isakan tangis Mbak Mawar sedikit meredah.Dia kemudian menatap pekat wajahku.Aku dan Mbak Mawar saling bertatapan.Kedua tanganku memegang bahunya.

“Mbak mawar melakukan semua ini demi suami.Mbak melakukan ini atas dasar restu dari suami.Jadi Mbak bukan wanita yang kotor.Mbak tidak menghianati suami.Justru Mbak Mawar adalah istri yang baik yang Rela melakukan apapun Demi suami”

“Tapi Wan_” Sebelum Mbak Mawar selesai berkata Aku lebih dulu menempelkan salah satu jariku di bibirnya yang seksi.

“Ingat Mbak ini bukan suatu kesalahan.Tapi ini suatu pengorbanan seorang istri kepada suami.Jadi lebih baik Mbak Nikmati aja.Biarlah apa yang terjadi tetap terjadi”

“Ya Wan.kalau Mbak pikir juga apa yang kamu bilang ada benarnya.”

“Nah gitu dong Mbakku yang cantik”

Mbak Mawar pun tersenyum kembali.Kini Matahari yang tadinya hampir redup,bisa terang kembali menyinari alam semesta.

Aku menghapus Air mata Mbak Mawar dengan mengunakan tanganku.Mbak Mawar tersenyum manis padaku.

“Mbak udah pernah mengulum kontol suami mbak belum?”

“Blom”Jawabnya sambil mengelengkan kepala.

“Lho kenapa?”

“Jijik.Suamiku juga belum pernah kaya kamu menjilati memekku”

“Pasti suamimu Jijik ya?”

Mbak Mawar hanya mengangkat kedua bahunya.
Aku segera bangun dari tempat duduk dan langsung membuka celanaku,Kini Aku sudah telajang di bagian bawahnya.Tampak juga batang kontolku yang menurutku cukup panjang dan berurat.Kata Bu Gina batang kontolku cukup besar dan keras.

Aku suruh Mbak Mawar untuk berlutut di depanku,dan meminta mengulum kontolku.Namun Dia menolaknya dengan alasan belum pernah melakukanya dengan suami tercinta.Namun ketika Aku tanya apa dengan orang lain pernah melakukanya Dia hanya diam saja.

Lalu Aku jelaskan kalau mengulum batang kontol itu sangat enak dan kebanyakan wanita jadi ketagihan bila sudah pernah mencobanya.Memang Pada awalnya jijik.Tapi rasa jijik itu hilang dan akan berubah menjadi rasa nikmat.

Dengan tangan gemetar mbak Mawar memegang batang kontolku.Lalu Secepatnya memasukan kontolku dalam mulut yang indah.Setalah masuk kedalam mulutnya Dia hanya diam,lalu Aku punya inisiatif untung mengerakan kontolku,hingga kontolku keluar masuk dalam mulut indahnya.Setelah dua menit melakukan semua itu Aku diamkan sejenak.

“Gimana sayang enakan?”Tanyaku sambil mengelus rambut indahnya.

Kepala Mbak Mawar langsung mendongkrak keatas,Memberi Isyarat padaku kalau dirinya sangat menikmatinya.Mbak Mawar langsung mengerakkan mulutnya,hingga kontolku keluar masuk dalam mulutnya.
Rasa sakit,ngilu,dan Enak bercampur jadi satu.Tapi kalau boleh jujur rasa nikmatlah yang lebih dominan.

“Ahhh…..ahhhh….ahhh…”Eranganku pelan.Nafsuku Nampaknya mulai bangkit kembali.

“Enak banget Mbak semponganmu.Bodoh sekali suamimu itu…ahhhhh “Erangku kembali

Aku segera memegang kepala Mbak Mawar,dan mendorongnya,agar kontolku makin dalam masuk kedalam mulut yang indah.Satu menit berada di posisi itu Mbak Mawar segera menarik kontolku dalam mulutnya .

“Uhuk…uhuk…uhuk…” suara batukan Mbak Mawar Akibat kontolku menyetuh krongkongannya.Hingga membuatnya susah bernafas.

Aku duduk di tepi ranjang.Langsung Aku suruh Mbak Mawar membalikan badan,dan nungging dengan kedua tanganya menahan tubuhnya,kemudian langsung Aku angkat kedua kakinya dan kutaruh diatas kedua pahaku.Langsung saja Aku arahakan kontolku pada memeknya,seperti biasa Aku gesekan lebih dulu ke bibir memeknya.selama dua menit Aku gesekan kontolku,Mbak Mawar hanya mendesah penuh nikmat.

Setelah itu kepala batangku mulai menembus belahan memeknya.

”Auhh.Pelan aja Wan”Ucap Mbak Mawar ketika setengah kontolku berhasil masuk kedalam memeknya.

Memek Mbak Mawar masih sangat sempit.Denyutan memeknya pada kontolku begitu terasa,Nikmat sekali rasanya lebih nikmat daripada apapun.Lalu Aku mengerakkan pantaku Dan “Bless” Kontolku sudah tengelam sepenuhnya.

“Auh..”Pekik Mawar ketika kontolku berhasil tengelam pada memeknya.

Aku biarkan sejenak,Agar kontolku bisa beradaptasi dalam memeknya.Aku melihat kedua toket Mbak Mawar bergelantunga.Lalu Aku segera melepaskan kedua tanganku yang sedang memegang pahanya,dan kemudian langsung meremasnya.

Setelah cukup meremas kedua toketnya dan Aku rasa juga sudah cukup kontolku beradaptasi di dalam memeknya.Aku kembali memegang kedua pahanya.Lalu mengerakkan pantatku atas bawah.Seketika kontolku keluar masuk dalam memeknya.

“Ahhh…..ahhhh…ahh..”Suara erangan mbak Mawar pelan.
Aku tidak perduli dengan Erangannya,Aku lebih perduli pada memeknya yang menjepit batang kontolku.Aku mempercepat pompanku pada memeknya.

“Ahhhh…ahhhh…ahhhhhh” erangan Mbak Mawar mangkin kencang.Aku yakin dari luar suami Mbak Mawar mendengarnya.

Sepuluh menit sudah Aku memompa memek Mbak Mawar seperti itu.

“Ahhh…ahhh….ahhh…wan Nggakkkkk kuattttt Ahhhhhh”
Mendengar rancauan seperti itu membuatku semangkin semangat memompa memeknya.

“Ahhhh….ahhhh….ahhhhh…”Erang Mbak Mawar.

“Ahhhh….ahhh….,Ahhhh.., “Eranganku yang makin cepat memompa memeknya.

“Ahhhhh…….”Erang Mbak Mawar mencapai puncak kenikmatannya.

Batang kontolku terasa sekali kalau cairan cintanya membasahi.Aku melihat Mbak Mawar sudah lemas dan Aku langsung tarik badannya dan segara menaruhnya diatas ranjang,tanpa melepaskan kontolku dalam memeknya.

Aku memiringkan badanku dan, Kaki kanan Mbak Mawar Aku taruh di atas pundak,tanganku memegang dengkulnya dan Kaki kirinya ada diantara kedua pahaku.Lalu Aku mulai memompa memek Mbak Mawar kembali.

“Plokk….plokkk….plokk”Kedua kelamin saling berbenturan
“Ahhh….ahhhh…..ahhhhh “Eranganku

Aku lihat Mbak Mawar hanya memejamkan matanya.Mungkin masih capek karana baru saja mencapai orgasmenya.Tapi Aku tidak peduli semua itu.

Pompaanku semangkin cepat,lebih cepat yang sebelumnya.Sebab pejuku sudah di ujung kepala kontolku.
“Plokk…plokkk…plokkkk”Suara benturan mangkin keras.

Aku semangkin cepat.lebih cepat.lebih.cepat lagi.akhirnya Aku nggak kuat lagi dan mencapai puncak kenikmatan

“Crott….crott….crott….”pejuku memenuhi rahim Mbak Mawar.

Aku biarkan sejenak untuk menikmati sisah orgasmeku.Setelah kontolku sudah mengecil baru Aku cabut dari memeknya.Seketika memek mengeluarkan peju yang cukup banyak.Aku pun tepar di samping mbak Mawar.Aku dan Mbak Mawar saling memandang penuh kepuasan.

Dua puluh menit Mbak Mawar menyenderkan kepalanya diatas dadaku,Dan memeluku dengan erat.Dan segera Dia menarik selimut untuk menyelimuti tubuh kami berdua.Aku dan Mbak Mawar pun ngobrol apa saja,di selingi oleh ciuman,Kadang Aku mencium Mbak Mawar.Kadang Aku Di cium olehnya.

Kemudian Aku dan Mbak mawar bercinta satu kali lagi sebelum tidur.Dan Aku biarkan kontolku dalam memeknya ketika posisi tidur.

Bersambung…

Pembaca setia Kisah Malam, Terima Kasih sudah membaca cerita kita dan sabar menunggu updatenya setiap hari. Maafkan admin yang kadang telat Update (Admin juga manusia :D)
BTW yang mau jadi member VIP kisah malam dan dapat cerita full langsung sampai Tamat.
Info Lebih Lanjut Hubungin di Kontak
No WA Admin : +855 77 344 325 (Tambahkan ke kontak sesuai nomer [Pakai +855])
Terima Kasih 🙂