web hit counter

Permainan Cinta Part 8

0
652

Permainan Cinta Part 8

Inikah Yang Namanya Nikmat Dunia Akhirat

Irawan Setiadi

Gina Fatmawati
Pov Gina
Aku bersyukur bisa mengenal seorang lelaki sebaik Irawan.Meski pun Usia Irawan berbeda 16 tahun denganku namun Dia sangat perhatian padaku.Aku mulai dekat dengan irawan ketika Dia membantuku,Melunasi Hutang pak Broto.Seandainya Irawan tidak menolongku pasti tubuhku ini sudah di nikmati oleh lelaki tua seperti pak BrotoPadahal awalnya Aku sangat kesal pada Irawan,Bagaimana Aku tidak kesal kalau Irawan bersedia melunasi hutangku asal Aku mau tidur denganya.Namun setelah Aku pikir-pikir lebih baik Aku menerima Irawan saja daripada pak Broto.

Malam itu Aku sudah pasrah bila tubuhku ini dinikmat oleh Irawan muridku.Namun Aku bersyukur ternyata Irawan tidak jadi menyetubuhiku.Irawan bilang kalau dirinya membatuku dengan Ikhlas tidak mengharapkan apapun.Meski pun Irawan mengakui bahwa dirinya ingin sekali menikmati tubuhku,Tapi irawan ingin melakukannya suka sama suka.Irawan Bilang kalau alasan dirinya ingin menikmati tubuhku karna dirinya jatuh cinta padaku.Aku sangat terkejut mendengarnya.Aku hanya diam saja.Aku pun bingung harus jawab apa.Akhinya malam itu Aku dan Irawan hanya sebatas tidur saja.

Semenjak kejadian itu Aku mulai dekat dengan Irawan.Setiap hari Aku diantar jemput oleh irawan dengan mengunakan mobil.Setiap hari pula Aku selalu dikasih Uang olehnya,pada Awalnya Aku menolak namun setelah di paksa Aku pun menerimanya.

Toh Aku juga membutuhkannya.Tak cuman itu saja,Irawan pun sering membelikan Anakku mainan.Bahkan Dia telah memberikan Anakku Mainan PS3 yang harganya masih tiga juta.Tentu Rizal Anakku sangat senang.Dari situlah Irawan dekat dengan Anakku.

Perhatian Yang Irawan berikan padaku dan Anakku mampu membuatku jatuh hati padanya.Jujur saja Aku sekarang takut kehilangan Irawan.Aku merasa nyaman dan bahagia ketika bersama Irawan.Selama Ini Dia telah memperlakukanku layaknya seorang wanita.Dia sangat sopan padaku dan sangat menghargai diriku.

Aku berdiri disebuah kaca yang ada didalam rumahku.Aku bersyukur memiliki tubuh yang seksi serta wajah yang sangat cantik.Dulu waktu di masih belum nikah banyak cowo yang telah mendekatiku,pada Akhirnya Aku memilih mas Dion sebagai suamiku.Meski pun pekerjaan mas Dion hanya seorang satpam namun aku menerimanya apa adanya.

Sudah Dua minggu lebih Aku belum di sentuh oleh Mas Dion suamiku.Setiap Aku minta pada mas Dion selalu beralasan kalau dirinya sudah cape seharian berkerja.Sejujurnya Aku sangat tersiksa dengan semua itu.Bagaimana pun Aku adalah wanita yang normal.Apalagi Aku tergolong wanita yang memiliki nafsu tinggi,Walau pun begitu Aku selalu bisa menjaga kehormatanku.Mas Dionlah lelaki pertama yang melihatku telanjang bulat dan lelaki pertama yang menjebol perawanku.

Tiba-tiba saja Aku berpikir alangkah baiknya Aku berikan tubuh dan kemaluan ini padaha orang lain.Bukannya Irawan menginginkan tubuh dan memekku Ini.Toh tidak ada salahnya Aku berikan pada Irawan.Sebab selama ini Irawan sudah baik padaku dan juga Anaku.Dan Diam-diam Aku pun sangat mencintai Irawan.

Aku pun memejamkan mataku,untuk mencari sebuah jawaban,Apa salah keputusan yang akan Aku ambil.Akhirnya Aku menemukannya juga kalau keputusanku tidaklah salah.

Tiba-tiba saja HPku berdering tanda Ada Wa yang masuk.Lalu Aku ambil Hpnya dan membukanya.Ternyata WA dari Irawan.

“Gin Aku udah di depan nih” Kata Irawan Via Wa.

Kemudian Aku mengetik Kaybot Hpku.Untuk membalas Wa dari Irawan.

“Oke.Tunggu bentar ya”Jawabku.

Aku langsung memakai pakain dinasku.Lalu Aku poles wajahku dengan Make Up.dan mensemprotkan minyak wangi di badanku.Setelah Itu Aku langsung keluar rumah menuju ke mobil Irawan yang terparkir di pinggir jalan depan rumahku.Begitu sampai di mobil Aku langsung masuk kedalam.Mobil yang di kendarai Irawan pun melaju meninggalkan rumahku.Setiap hari didalam mobil hanya Aku dan Irawan saja.Sementara Rizal Anakku kalau berangkat sekolah jalan kaki bersama teman-temannya,wajar saja jalan kaki orang sekolahnya Rizal dari rumahku hanya berjarak 200 meter saja.

“Wan Aku mau ngomong sama kamu nih”Tanyaku memulai pembicaraan.

“Tanya apa cantik”Jawab Irawan.

“Kamu masih nafsu sama tubuhku”Tanyaku dengan wajah tersipu malu.

“Ya masih Dong.Siapa sih yang nggak nafsu sama tubuh seindah dan secantik sepertimu”

Aku tersenyum bangga mendengarnya.Lalu Aku menyuruh Irawan menepi di pinggir jalan dan berhenti sejenak.Setalah Itu Aku tatap wajah Irawan dengan penuh cinta.

“Wan Aku Rela bila kamu menikmati tubuh dan memekku sekarang”Kataku.

“Apa benar yang kau katakan?”Tanya Irawan.

“Iya wan.”

“Apa Alasan kamu mau menyerahkan tubuh dan memekmu padaku”Tanya Irawan.

“Wan semua Ini Aku lakukan karna Aku sangat mencintaimu”

“Benarkah kau mencintaiku”

Aku hanya menganggukan kepala.Irawan tersenyum padaku.Lalu segera mungkin Irawan memeluk Erat tubuhku.Sambil berkata “Makasih Gin.Aku sangat mencintaimu”Aku pun merasa nyaman di peluknya.

“Gin boleh Aku mencium bibirmu”Tanya Irawan.

Aku pun memegang telapak tangan Irawan dan menatap matanya dengan penuh cinta.Lalu Aku berkata “Lakukan wan.Mulai sekarang kamu mau melakukan apa pun tidak usah minta Izin.”

Irawan segara mencium bibirku dan melumatnya.Aku pun membalas lumatan Irawan.Hingga kami saling berciuman di dalam mobil selama lima menit.

Setalah usai Irawan dan Aku segera menuju kesekolah.Sampai Di sekolah Aku segera masuk keruang guru untuk absen.Sedangkan Irawan masuk kedalam kelas untuk mengikuti mata pelajaran.Bel sekolah masuk berbunyi.Aku segera masuk di kelas Irawan untuk mengajar.

Ketika semua Siswa/i sedang sibuk oleh soal yang Aku berikan,Irawan malah tersenyum mesum padaku.Aku pun membalas senyumannya.Selama mengajar di kelas Irawan Aku selalu membayangakan bagaimana jika memekku dimasuki oleh kontol Irawan.Pasti Akan terasa nikmat.

Jam mata pelajaranku pun habis.Aku segera keluar darikelas Irawan.Dan tak lupa mengedipkan mata pada Irawan.Melihat Aku mengedipkan mata Irawan hanya tersenyum saja.

Di dalam ruang guru Aku banyak melamun.Memikirkan kenikmatan yang akan Aku dapat dari Irawan muridku.

Waktu menujukan pukul satu siang.Bel sekolah pun berbunyi.Aku segera pulang menuju tempat parkir mobil Irawan yang di parkirkan 100 meter dari sekolah.Kulihat Irawan sedang berdiri di depan mobil,Lalu Aku segera menghampirinya.

Irawan membuka pintu mobilnya dan mempersilahkanku untuk masuk.Di perlakukan seperti itu membuatku terharu.Aku merasa Irawan memperlakukanku layaknya seorang ratu.Kemudian Irawan masuk dan mobil pun mulai berjalan.

“Kita mau kemana Gin”Tanya Irawan.

“Ya Aku sih terserah kamu.”

“Ya udah kita pulang saja ya”tanya Irawan

“Kok Pulang Sih” Jawabku cemberut.

“Jangan cemberut gitu donk.Nanti cantiknya hilang”Rayu Irawan

“Biarin”Jawabku

“Kita pulang saja dulu kerumah.Nanti sore baru kita jalan kemall bersama Rizal.”

“Bener kamu mau ngajak Aku ama Rizal ke Mall”Tanyaku
“Iya cantik.Makanya senyum dong”

Aku pun tersenyum manis pada Irawan.Tak terasa sudah sampai dirumah.Aku pun turun dari mobil Irawan.Tak lupa Aku mencium bibir Irawan lebih dulu.

Dalam rumah Aku segera mencukur bulu kemaluanku yang lebat.Aku tidak perduli kalau suamiku suka jika bulu Memeku sangat lebat.Aku bisa alasan kalau bulu lebat itu sangat berbahaya bagi kesehatan.setelah itu Aku langsung mandi.

Pov Irawan.

Aku merasa bahagia mendengar kalau Gina sudah jatuh cinta padaku dan Lebih bahagianya lagi mendengar kalau Bu Gina ingin sekali Aku Entot.

Usahaku dan pengorbananku selama ini membuahkan hasil.Aku telah berhasil membuat Bu Gina jatuh hati padaku,dan menyerahkan tubuhnya untuk Aku nikmati dengan penuh cinta dari sang pemilik.

Aku berencana ingin menikmati tubuh Bu Gina dirumah Ini.Lalu Aku menyuruh mang Ujang dan Bi Ina pulang kerumah anaknya lebih dulu selama dua hari.Sebab Selama Dua hari Aku hanya ingin berduan dengan Bu Gina saja.

Aku segera mandi.Setelah selesai mandi Aku segera memakai pakaian yang rapih dan cool.Tak lupa tubuhku di semprotkan minyak wangi.Aku segera menjemput Bu Gina di rumahnya dengan mengunakan mobil Avanzaku.

Aku berhenti di depan sekolah Rizal.Aku tersenyum bahagia melihat Bu Gina dan Rizal sedang berjalan.Sengaja Aku menunggu disini Agar tidak ada orang yang curiga.

Aku terkesima dengan penampilan Bu Gina malam Ini.Bu Gina terlihat sangat anggun.Dengan Jilbab Pinknya dan celana biru yang sangat ketat.Hingga tampak bongkahan pantatnya.Dan baju kaos ketat yang di tutupi oleh jaket Switter.Serta bau badanya sangat wangi.Hingga membuat nafsuku bangkit.

Rizal langsung masuk kedalam mobil.Melihat situasi sangat Aman Aku segera memeluk Bu Gina,Kedua tanganku meremas pantat semoknya.Bu Gina meronta dan berusaha melepaskan pelukanku,sambil berkata “jangan di sini.nggak enak nanti dilihat sama orang”

Aku melepaskan pelukannya setelah puas memeluk dan meramas pantatnya,Lalu Aku tersenyum padanya,Bu Gina pun membalas senyumannya.

Aku membuka pintu mobil depan dan mempersilahkan Bu Gina masuk.Setelah usai Aku pun masuk kedalam mobil lewat pintu yang satunya.Setelah itu Aku nyalahkan mobilnya dan segera berjalan menuju Rita Mall.

Sampai di Rita Mall Aku segera memakirkan mobilku.Rizal membuka pintu mobil sendiri sedangkan Gina Aku yang membukannya.Aku,Bu Gina dan juga Rizal segera masuk kedalam Mall.Rizal Jalannya di depan,Sementara Aku dan Bu Gina di belakang.Tak lupa Aku memegang tangan Bu Gina,Layaknya seperti orang pacaran.

Didalam Mall Aku,Bu Gina dan Rizal segera menuju ketempat wahana permainan.Didalam Wahana permainan banyak sekali Jenis permainan.Rizal pun mencoba berbagai Jenis mainan,Terkadang Aku dan Bu Gina pun ikut,Di situlah Aku sangat bahagia melihat senyum bahagia Rizal dan Bu Gina.

Setelah Usai di Wahan permaian Aku mengajaknya berkeliling di dalam mall.Sambil melihat-lihat,Barang kali ada yang mau Aku dan mereka Beli.

Rizal segera berlari ketika melihat mainan mobil-mobilan.Lalu Rizal Berkata “Wah mobil-mobilannya bagus.Ma Beliin Rizal mobil-mobilan donk”

“Jangan sayang mainan itu harganya mahal.Mama nggak punya duit”Jawab Bu Gina menasehati Anak semata wayangnya.

Aku mendekat dan manatap wajah Rizal dengan penuh cinta,Tak lupa sambil mengelus kepalanya.Lalu Aku berkata “Kalau Rizal Ingin mainan itu ambil saja,Biar nanti kaka yang bayar.”

“Beneran kak”Tanya Rizal senyum

“Iya sayang”Jawabku senyum juga.

“Horee makasih ya Kak”

“Iya sayang”

Bu Gina hanya tersenyum melihatku membelikan mainan buat Rizal.Setelah Itu Aku mampir ketoko baju.Aku pun membelikam Dua baju buat Rizal.Dan Dua Celana Legging,Kaos oblong ketat buat Bu Gina.

Tak terasa sudah dua jam lebih berada didalam Mall.Lalu Aku mengajak mereka pulang,Sebab waktu sudah menunjukan jam sembilan malam.Sampai di mobil Rizal Langsung tertidur.Melihat anaknya tertidur Bu Gina hanya Tersenyum.

“Makasih Ya.Kamu sudah mengajaku dan juga Anakku jalan-jalan Ke mall.Dan juga kamu sudah membelikan mainan untuk Rizal”Ujar Bu Gina.

“Iya sama-sama”Jawabku.

“Aku Nggak tahu bagaimana caraku membalas kebaikanmu”

“Kamu jangan bilang kaya gitu.Aku melakukan semua ini karna ingin membuatmu bahagia.Asal kau bahagia sudah lebih dari cukup”

Bu Gina hanya tersenyum padaku.Lalu Bu Gina berkata “Wan.Aku janji Akan memberikan servic yang terbaik buatmu.Apapun yang kau minta pada saat kita bersetubuh akan Aku turuti”

Aku tersenyum bahagia mendengar pengakuannya.Akhirnya sampai juga dirumah.Lalu Aku turun dari mobil dan segera masuk kerumah sambil membopong Rizal yang tertidur.Sementara Bu Gina membawa barang belajaan.

Aku langsung membawa Rizal kekamar lantai Dua,Lalu Aku baringkan tubuhnya diatas kasur,dan menutupnya dengan selimut,Aku berkata dalam hati “Tidur yang nyeyak ya.jangan gangu kaka ngentotin mama kamu”

Aku keluar dari kamar,tak lupa Aku matikan lampu dan mengkonci kamar dimana Rizal sedang tidur.Segera Aku menuju ruang tamu,Aku menyalahkan sebatang rokok,sambil menunggu Bu Gina selesai mandi.

Aku terpesona melihat Bu Gina yang hanya mengenakan kaos oblong dan celana legging yang ukurannya diatas lutut.Serta rambut panjang yang indah,Sungguh Bu Gina terlihat sangat cantik dan seksi dari biasanya.Bu Gina berjalan mendekatiku sambil tersenyum.Lalu duduk di sampingku.

“Kenapa kok kamu lihat Aku seperti itu”Tanya Bu Gina yang melihatku terbengong sambil menatap dirinya.

“Kamu kelihatan sangat cantik dan seksi”Jawabku

Bu Gina hanya tersenyum malu.Lalu Bu Gina berkata “kamu taruh di kamar mana rizal”

“Dikamar,Sebelah kamarku”Jawabku

Aku menatap wajah Bu Gina dengan pandangan nafsu,Sambil mengelus rambutnya yang panjang.Bu Gina memejamkan matanya ketika Aku akan mulai mencium jenjang lehernya yang putih.Kini Aku pun sedang mencium dan menjilati jejang leher Bu Gina dengan nafsu.Bu Gina tampaknya sangat menikmati Aksiku.

Setelah menikmati jejang leher Bu Gina.Kedua tanganku mengelus betis kaki Bu Gina yang berwarna putih.

“ Betismu sangat putih nan indah.Beruntung sekali Aku bisa mengelus betis indah milikmu”Kataku memuji.

Bu Gina hanya tersenyum malu mendengar pujianku.Elusan tanganku pun mulai naik kepaha Bu Gina yang masih di bungkus oleh celana leggingnya,Lalu Aku berkata “Pahamu juga pasti indah.”.Lalu elusan tanganku mengarah ke memek Bu Gina.Lalu bekata kembali “ Memekmu juga pasti sangat indah dan enak jika Aku entot”tanganku mengelus belahan memek Bu Gina yang masih di bungkus celana dalam dan legging.Bu Gina tersenyum senge.

Aku pun menyuruh Bu Gina bangun dan menyuruhnya duduk diatas kedua pahaku yang di rapatkan.Tangan Bu Gina memeluk pungguku.Sementara tanganku meremas pantatnya.

Aku dan Bu Gina berciuman dengan nafsu.Ciumanku mulai bergeser ke wajahnya,Kuciumi seluruh wajahnya dari mulai hidung pipi hingga telinga.Ciumanku mulai turun leher,Aku ciumi jenjang lehernya kembali.Bu Gina tampaknya mengerjapkan mata,menikmati Aksiku.
Kemudian Aku membuka Kaos oblong,Tampak BH warna hitam membukus kedua toketnya,Aku pun meremas toketnya meski pun masih memakai BH.

Setelah puas Aku membuka BHnya,Tampak Kedua toket yang berwarna putih dan kelihatannya juga masih sekal.Melihat kedua toketnya yang masih sekal membuat Nafsuku bangkit dan mulutku langsung nyungsep di kedua toketnya,Aku ciumi dan jilati kedua toketnya.

“Ahhhhhhh….Ahhhhh…….Ahhhn….”Desah Bu Gina sambil kedua tangannya memegang kepalaku

Setelah puas menciumi toketnya,Ciumanku mulai turun ke bawah.Kini Aku ciumi perutnya yang indah.Lagi-lagi Bu Gina mengerjapkan mata,mendesah menikmati Aksiku pada perutnya.

“Ahhn…..ahhhhhh….Aaahhhhhhn….”Desah Bu Gina

Setelah puas pada perut Bu Gina,Kemudian Aku menyuruhnya bangun dari pangkuhanku.

Melihat Bu Gina bediri dengan bagian atas telanjang Aku segera membuka celana leggingnya.Kini tampak sebuah Celana dalam merah yang basah.Aku langsung bangun dan menyuruh Bu Gina duduk.setelah Bu Gjna duduk Aku langsung menciumi kedua pahanya yang putih.Lalu Ciumanku mulai naik.Kini Aku sedang menciumi Memeknya yang masih mengenakan Celana dalam basah.Bu Gina meronta menikmati Aksiku pada memeknya.

Puas Aku menciumi memek Bu Gina yang masih di bungkus celana dalam basah,Aku langsung membuka celana dalamnya yang basah.Kini Bu Gina sudah telanjang bulat,di depan lelaki yang bukan suaminya.

Aku melihat memeknya gundul dan sangat basah.Akibat rangsangan yang Aku berikan.Sungguh memeknya sangat indah,Ini pertama kali Aku melihat memek wanita secara langsung.Kepalaku langsung nyungsep ke memek Bu Gina.Dan langsung terjepit oleh kedua pahanya Bu Gina.Aku menjilati memeknya dengan Nafsu mengebu di dada.

“Ahhhh….Ahhh…Enak Wan.Terus jilat memekku”Erang Bu Gina
Aku hanya diam saja,Tidak memperdulikan erangan Bu Gina dan lebih memilih Fokus menjilati memek Bu Gina yang baunya sangat harum.Kemudain Lidahku mencari itil.Setelah Ketemu Aku hisap itilnya.

“Ahhhh…..Awhhhh…..awhhhh….Aku nggak kuat wan.”
Kedua tangan Bu Gina memegang kepalaku dan menekannya,agar Aku lebih dalam lagi menjilati dan menghisap itilnya.

“Ahhh…..Ahhn….Ahhh….Wan Aku nggak kuat mau keluar”Erang Bu Gina

Sesaat kemudain

“Wan Aku keluar…Ahhhh…”

“Ser…Ser….Ser…”Suara cairan cinta yang keluar dari memek Bu Gina.
Kemudain Aku segera menyedot cairannya kemudian menelannya sampai bersih.Rasanya Asin namun sangat enak dan lezat menurutku.

Lalu Aku menyuruh Bu Gina tiduran di atas sofa dan memberikan waktu istirahat Bu Gina lebih dulu.Kasihan Bu Gina kelihatan sangat capek akibat mengelami orgasmenya.

“Kamu istirahat dulu yah selama Dua puluh menit.Abis itu kita lanjutin lagi”Kataku padanya.

Bu Gina hanya menganggukan kepala,tanda Ia setuju denganku.Lalu Aku mencium keningnya.Dan duduk di sofa yang satunya.

Bersambung….

Pembaca setia Kisah Malam, Terima Kasih sudah membaca cerita kita dan sabar menunggu updatenya setiap hari. Maafkan admin yang kadang telat Update (Admin juga manusia :D)
BTW yang mau jadi member VIP kisah malam dan dapat cerita full langsung sampai Tamat.
Info Lebih Lanjut Hubungin di Kontak
No WA Admin : +855 77 344 325 (Tambahkan ke kontak sesuai nomer [Pakai +855])
Terima Kasih 🙂