web hit counter

Whole Family Interlude Part 50

0
519

Whole Family Interlude Part 50

TAMU PEMBAWA NIKMAT

~KNOCK KNOCK KNOCK~

“siapa?”, ujar Andri dibalik pintu ruang tamu rumahnya. Andri melihat kearah jam yg tertempel di dinding menunjukkan pukul 10.15PM, lampu rumah sudah redup, kedua anaknya sudah berada dikamar begitupula dengan pembantunya.

jemari Andri menghidupkan lampu, dan dia sempat berpikir, siapa yg datang malam-malam. apakah satpam komplex sedang tidak berada di posnya kok bisa ada tamu masuk jam segini dengan leluasa. biasanya jam 9.30PM pagar menuju komplex sudah tertutup rapat dan harus lapor siapa yg datang.

Andri membuka pintu ruang tamu.

“hello mas hahhaa, ganggu yah malam-malam”, sapa kedua pasangan ini. Andri hanya sempat terbengong namun harus mengijinkannya masuk. budaya di Indonesia tamu harus dipersilahkan masuk tanpa harus bertanya tujuannya bertamu.
“ahaha ayo masuk-masuk”, tanya Andri, “kok tumben?”, lanjutnya.

di dalam ruang tengah, Bella berusaha menebak siapa yg datang larut malam seperti ini, tidak biasa ada tamu datang tanpa memberi tahu dulu. apakah keluarga Bella atau Andri? Bella masuk ke kamar bersiap menggenakan pakaian panjang dan berkerudung.

“engga ada apa-apa mas, kebetulan pengin main aja kan lama udah engga ketemu haha”, ujar pria yg di dampingi istrinya ini.
“bentar, ku panggilkan Bella dulu haha, eh mau minum apa?”, ujar Andri.
“ah engga usah repot-repot mas”, balas wanita itu.

“sayang, ada tamu, ayuk keluar”, ajak Andri.
“siapa mas?”, tanya Bella dan Andri tidak menjawab namun hanya meminta Bella untuk mengikuti di belakangnya.

“hello Bella ahaha, malem-malem rapi amat jilbabnya haha”, ujar wanita itu.
“ahahhaa abisnya dikira siapa, kok tumben haha”, tanya Bella pada mereka.
“ahaha kangen sama kalian, dan abisnya WA-ku engga kamu balas, yauda langsung aja kesini haha kalo pakai bilang-bilang pasti sok-sok.an nolak haa ku udah hapal sama Bella”, terang wanita satu anak yg bernama Zaskia itu.
“……….”, Bella hanya tersenyum salah tingkah saat ditanya Zaskia mengenai ajakan kedua pasangan ini untuk kembali melakukan hal yg sudah mereka ingin lupakan.

“erhmm pada mau minum apa?”, tanya Bella mengalihkan pembicaraan.
“ahaha terserah aja Bell gak usah ngrepotin”, balas Petra dengan santai.
lalu Bella berjalan ke arah dapur, namun disusul juga dengan Zaskia yg juga turut ke belakang. mereka berdua lantas mulai bicara berbisik dan kadang terkekek bersama.

“gimana kang Andri, sudah ada tanda-tanda kehamilan?”, tanya Petra.
“laah haha belom lah”, balas Andri, “bagaimana kegiatan?”, lanjut Andri.
“haha masih jalan kok, dan masih belum jenuh juga mereka haha”, balas Petra, “emang mas Andri engga merasa ada yg kurang gitu yah haha, aku kok macem ketagihan haha gila”, lanjut Petra menerangkan.
“ahaha namanya juga rumput tetangga pasti lebih hijau, kang”, balas Andri.
“nah, makanya kami kesini haha, rumput kalian memang hijau banget, makanya kesini”, ujar Petra menjelaskan maksud kedatangannya.
“maksudnya kang?”, tanya Andri kebingungan.
“ahaha gini ah polos amat, ya kami ngajak hmm itu hmm tapi hanya kita aja”, ujar Petra.
“wahahha, kalo itu mah harus tanya Bella juga, gak bisa hanya nanyain aku doang”, terang Andri sambil menoleh kearah dapur.
“iya juga ya, ya nanti deh pas Bella ada disini haha”, lanjut Petra.

Zaskia sedang melakukan SSI-nya tertuju pada Bella berusaha menggoda kembali agar wanita dua anak itu ingin kembali melakukan barter. Zaskia sangat tau kalau Bella pernah meronta keenakan saat bersenggama dengan suaminya. sedangkan Zaskia juga ketagihan dengan batang kemaluan Andri yg sangat besar yg berhasil membuat Zaskia squirt, padahal dia sendiri dengan suaminya tidak begitu bisa.
“ehmmm, eh Bell, kamu ngalamin gak sih, bersetubuh dengan suami tidak begitu semangat jika bersenggama dengan orang lain?”, tanya Zaskia sambil menunggu air panas mendidih.
“ehm ya kadang sih, tapi kan itu hanya pikiran, tinggal bayangin aja lagi kentot sama siapa haha”, balas Bella seadanya.
“ahh engga bisa juga haha”, balas singkat Zaskia.

Zaskia dengan sedikit bingung untuk memulai pembicaraan yg menjurus, Bella pun nampaknya bisa membaca kemana arah pembicaraan mereka berdua.
“hmm gini beb, sebenarnya, aku pengin membahas WA-ku yg engga kamu balas itu”, tanya Zaskia.
“sudah bisa kutebak, beb. haha. kenapa kamu ingin mengajakku kembali ke dunia yg sudah kutinggalkan haha”, tawa Bella yg membuat Zaskia semakin tertekan.
“engga beb, hanya kita aja. kita berempat”, lanjut Zaskia.
“kenapa sih beb haa harus aku?”, tanya Bella.
“jujur aja nih ya, jangan tersinggung yak. aku kangen banget dibelai suamimu”, ujar Zaskia sambil menunjukkam mimick wajah yg sedang keenakan.
“yauda ajak mas Andri aja langsung haha”, lanjut Bella yg sedikit jutek namun masih tetap cantik dan anggun.
“aaaaah beb, yg bener. ku diceritain mas Petra aja katanya kamu sampai KO lawan dia karena keenakan hihihi”, ujar Zaskia membuka topeng Bella.
“ahhh ya kan itu dulu beb ahh”, balas Bella.

udakan minuman hangat sudah tercampur dengan gula. Bella memindahkan gelasnya pada nampan untuk siap dibawa. Andri dan Petra juga membicarakan tak ada bedanya dengan Zaskia dan Bella di dapur. namun Petra tidak menjurus bahwa tujuan mereka datang adalah untuk merayu kedua pasangan yg telah keluar dari kegiatan untuk kembali panasnya birahi milik istri orang. Zaskia berjalan di belakang Bella untuk kembali menuju ruang tamu.

“aduuh, maaf nih malam merepotkan malam-malam gini”, ujar Petra basa-basi.
“biasanya juga belum tidur kok”, balas Andri.
“ahaha masih indehoy ya”, tawa Zaskia.
“masih rajin yah kalian?”, tanya Petra pada Bella dan Andri.
“haha ya lumayan, kalian masih rajin kan?”, tanya Andri kembali.
“haha rajin ya masih tapi seminggu sekali, kadang lebih haha, rajinnya malah ikut barter haha”, balas Petra sambil menyeruput minuman hangat yg disajikan.
“ahahaha rumput tetangga memang lebih hijau”, balas Andri sambil tertawa.
“ngomong-ngomong beneran itu rumput rumahmu di teras sangat terawat haha”, canda Petra yg diiringi dengan tawa kesemuannya. sebenarnya hubungan Andri dengan Bella sendiri seksnya tidak begitu dahsyat, namun apa yg mereka ceritakan hanyalah kamuflase. semua kelurga memang pandai berkamuflase menutupi kedok rumah tangganya.

“by the way, kegiatan barter sepi nih gak ada Bella dan mas Andri. Bella yg jutek tapi liar dan mas Andri yg sukanya buat pasangan keenakan hahaha”, ujar Zaskia membuka obrolan yg menjurus.
“ehh aku kok liar haha, aku kalem gini lho”, ujar Bella yg sedikit defensive namun masih dalam ranah bercanda.
“haha ada saksinya lho Bell ini haha”, Zaskia melirik suaminya yg juga ketagihan sama Bella.
“terus kalian mau ngajak kita untuk kembali?”, tanya Bella yg kalem dan lembut.
“engga haha, seperti yg kukatakan tadi Bell, hanya kita aja hihihi kalau mau sih”, ajak Zaskia.
“hmm maksudnya?”, tanya Andri memastikan.
“ya kita doang mas, kita berempat hehe, kalau mau sih”, lanjut Zaskia. Petra hanya diam namun mengamati kedua pasangan yg sedang dirundung kebingungan karena tiada angin dan hujan tau-tau diajak kembali bertukar pasangan. padahal baru sebulan lebih mereka keluar dari kegiatan rutin bulanan mereka.

“ehmm i dont know, ku gak tau hehe, tanya Bella”, ujar Andri yg sebenarnya dia tertarik untuk kembali bersenggama dengan Zaskia. Bella yg tertuju pada pertanyaan juga bingung.
“hmm gak tau juga haha, kalian kok langsung nembak”, ujar Bella yg kebingungan.
“ya feeling aja beb, yes or no haha, kalau kami berdua sih yes”, ujar Zaskia yg memposisikan diri untuk mau.
“ahahaha, engga tau aku suer”, ujar Bella, “lagian mana mungkin jam segini aku keluar tanpa pamit pada pembantuku, mereka sudah tertidur”, lanjut Bella.
Bella membahas lokasi yg artinya dia sudah satu langkah untuk tertarik, Bella terkena jebakan.
“cie Bella mau hehe udah nanyain lokasi hmmm disini aja Bell. kan ada beberapa kamar kosong tah hihi”, ujar Zaskia.

Bella hanya terdiam dan bingung, bagaimana dengan suaminya, apakah dia juga ingin namun hanya diam saja. sejujurnya apa yg dikatakan mas Petra ada benarnya dimana keliaran Bella hanya muncul saat bercinta dengan oranglain. rumput tetangga nampaknya memang lebih hijau.

“jujur ya hmm aku gak tau, mas Andri aja gimana?”, balik tanya Bella.
“yah, mas Andri ditanyain, udah pasti mau itu, mbak Bell”, ujar Petra sambil tersenyum dan tertawa, Andri hanya tersenyum namun ingin berkata sesuatu.
“udah gini aja yang, kamu gimana, kalo engga ya gapapa”, ujar Andri pada istrinya yg bingung.
“hmmm hehe, kalau mas Andri mau, ya aku aku hmm oke ngikut aja”, ujar Bella yg pipinya berubah menjadi merah.

“yeeee, yuuuk”, ajak Zaskia.
“hmm udah jam setengah 12, sampai jam brpa nih mah?”, tanya Petra pada Zaskia.
“oh iya, sampai jam 3an?”, tanya Zaskia, “kami gak nginap ya hehe biar pembantu besok pagi engga bingung”, lanjut Zaskia.
“boleh, gimana mas Andri dan mbak Bella?”, tanya Petra dan mereka berdua mengangguk.

lantas mereka berempat berjalan memasuki ke ruang tengah, Andri memberitau kalau Bella akan menggunakan kamar utama dan Andri akan menggunakan kamar untuk tamu. lampu ruang tamu dan ruang tengah mereka matikan semua sehingga gelap gulita.
mereka saling bertukar untuk ke kamar mandi untuk pipis dan menyiapkan dirinya. Bella sudah memasuki kamarnya dan bersiap sendiri disana.
“mas Andri, aku masuk kamar ya”, ujar Petra meminta izin. Petra sudah masuk dan ia tutup namun tidak ada suara pintu terkunci.

saat memasuki kedalam, ada suara gemercik air dari dalam kamar mandi, beberapa saat kemudian, Bella keluar dengan jilbabnya sudah terlepas.
“mas, dikunci kamarnya”, perintah Bella, “jangan terlalu buat gaduh ya, kamar anakku di sebelah sama, takut kalau kedengeran”, lanjutnya.
“kamu sebenarnya menginginkan ini kan mbak Bell”, tanya Petra pada Bella. Petra berjalan kearah Bella lalu memeluknya dan kedua tangannya meremat pantat Bella yg terbungkus rapi oleh pakaian yg mirip daster panjang.
Bella mendesah ringan lalu memejamkan matanya, bibir mereka lantas bertemu, “smoochhh”.

Zaskia dan Andri berjalan menuju kamar untuk tamu yg berada di lantai dasar. Setelah mempersilahkan Zaskia masuk, Andri mengunci pintunya. Zaskia nampak excited begitupula dengan Andri.
“mas, aku udah lumayan basah nih”, ujarnya sambil membelai dada Andri.
“belum apa-apa lho ini”, ujar Andri sambil mereka berdua berpelukan saling raba dan bibir mereka bertualang menciumi daerah yg bisa dicium.
Andri dan Zaskia menjatuhkan diri di kasurnya masih lengkap dengan pakaiannya, mereka terus berciuman seolah-olah tak ingin segera melakukan seks namun menikmati detik demi detik hubungan ini.

dikamar atas, Petra dan Bella sudah hampir masuk ke permainan inti, yaitu seks. daster Bella sudah tertanggal, hanya menyisakan celana dalam dan BH nya, warna yg tak sepadan dan khas pakaian dalam rumahan yg bentuknya engga ada seksinya.
Petra terus mencumbui tubuh Bella, dari leher turun hingga vagina yg masih terbungkus oleh celana dalam. Petra lantas berhenti sejenak.
“nampaknya kamu ON banget, Bell”, tanya Petra.
“ahhh mas Petra”, Bella tersenyum dan mengangguk.
“seks dengan suamimu engga se ON ini kah”, tanyanya kembali.
“ya lumayan, tapi entah ini ahhhh banget rasanya”, ujarnya sambil terbata-bata dan wajahnya memerah.
“gapapa Bell, rumput tetangga lebih hijau, akupun juga sama, seks dengan Zaskia juga engga panas sama sekali, makanya biar seimbang kami cari pelampiasan haha”, ujarnya, “jadi kalau aku bersemangat sekali, maklum ya”, lanjutnya.
“iya mas gapapa, ayo dilanjutin”, pinta Bella dan Petra membenamkan kepalanya pada kemaluan Bella.

Bella berusaha menahan desahannya saat Petra mejilati kemaluannya, tangannya terkadang bergerak menutup bibirnya, namun rasa enaknya seks meruntuhkan semua.
“arrggggmmm ahhhh arrrgghhhhh”, desahnya. celana dalam Bella sudah terlepas, dengan sadar diri, Bella melepas BHnya sendiri. kini dia sudah benar-benar telanjang di hadapan orang lain dan berhubungan di kamar pribadinya.

“Bell, aku udah gak kuat banget, kamu sepongin aku bentar biar basah”, perintah Petra yg sudah hampir 10 menit dibawah sana. Bella menarik celana Petra dan melepasnya. khas penis yg melengkung naik itu sudah pada tegangan maksimalnya. tanpa berkata apa-apa, Petra bertulut di hadapan Bella dan wanita dua anak itu memasukkan penis Petra kedalam mulutnya.

sesekali Petra membelai lembut rambut indah istri orang lain itu, memandangi wajah Bella yg sedang memejamkan mata keenakan melumat penis Petra.
“aaah enak banget Bell, aaahh kenapa aku tak bisa menikmati seks dengan istriku sendiri”, desah pelan Petra. Bella seolah cuek dan terus melakukan sepongan. penuh penghayatan dan kenikmatan yg membuat Petra semakin melayang.
“ahh Bell, aahh gilaaa udah udaah ini enak banget”, puji Petra yg menarik penisnya menjauh dari bibir Bella lantas ia berbaring di kasur.

“kenapa mas kok udahan?”, tanya Bella yg telanjang dan duduk di sebelah Petra yg sedang mengatur nafas.
Petra tidak membalas namun langsung meraih leher Bella dan mendekatkan bibirnya untuk bercumbu. Bella juga meluruskan badannya, kini mereka berdua saling berbaring dan berciuman layaknya pasangan yg sedang memadu kasih.
“smoochh smoocchh smocchh”, Bella nampak lebih liar dan lebih menikmati seks dibanding dengan suaminya. memang layaknya manusia biasa, kalau diberi selingan juga pasti akan lebih liar dan gila.

Bella yg sudah berposisi diatas meraih penis Petra dan berusaha memasukkan ke dalam tubuhnya melalui vagina yg gundul bersih dari rambut kemaluan.
“sshhhhh hmmmmm”, desah mereka berdua. tubuh Bella rata berada tepat diatas Petra dan saling menggoyang-goyangkan untuk menemukan ritme dan orgasme. dengan lihai Bella menggoyangkan pantatnya, Petra yg dibawahnya merasakan jepitan istri Andri yg begitu nyaman diiringi dengan remasan. Petra terus sambil menjilati leher Bella yg membuat dia bergelejot bagaikan ular yg sedang kepanasan terkena garam

Petra sedikit pengangkat pantat Bella, lantas memberikan sodokan yg sangat kencang dan ganas, Bella hanya memejamkan mata, bibirnya ia gigit sendiri untuk menahan desahannya agar tak keluar. setelah sekian saat, Bella meremat lengan pasangannya, matanya sayu dan bibirnya berbentuk manja. mengetahui bentuk Bella yg sangat mengairahkan, Petra melahap bibir Bella tanpa ampun. butiran keringat muncul dari pori-pori kulit kedua pasangan yg sedang berlumur nafsu ini. pinggang Petra terus memompa Bella tiada henti.
“ssshhh awwhhhh ohhhh”, desahan Bella yg keluar dari mulutnya. jepitan vagina Bella mengencang, lengan Petra semakin di remat.
“awwhhh mass aaahhhhh aooohhhhh”, desahnya sedikit intens dan mengencang. Petra semakin mengencangkan sodokannya, Bella memejamkan mata.

Petra memandangi kemaluan mereka yg sedang beradu, cairan bening menetes deras mengalir pada penis Petra.
“awwhhh aahhhhh stop bentaaar awwwhhhh”, desah Bella, lantas Petra mencabut penisnya dan kembali tetesan besar kembali mengalir dengan lancar dan jatuh tepat berada di penis Petra. mereka berdua berciuman kembali.

Petra memutarkan badan Bella, sehingga ia berposisi dibawah. setelah istirahat sejenak, kembali ia memasukkan batang kemaluannya pada vagina yg bukan istrinya itu. Bella memejamkan mata nampak pasrah namun sungguh menikmati. Petra membenamkan wajahnya pada payudara Bella. jilatannya memainkan puting Bella membuat ia hanya terpejam dan meremas remas kepada Petra menunjukkan rasa yg Bella rasakan sungguh nikmat diluar bayangan istri Andri.
“aeergghhmmm enak banget ahhh”, desah Bella.

sodokan Petra terus memompa, dan terus menerus membuat Bella bocor, sprei kasur yg biasa dibuat tidur Bella dan Andri sudah cukup basah. bantal dan guling sudah tak jelas berada dimana, namun yg jelas mereka berdua saling berpegangan pada tubuh telanjang masing-masing. Petra terus mengenyot payudara Bella, tanpa dia ketahui, pria suami Zaskia telah membuat tak kurang dari 5 cupangan di buah dada indah Bella. cupangan berwarna biru kemerahan di buah dada kanan dan kiri.
“ahhhh mas Petraaa, keluar lagi aahhhh”, desahan yg entah yg keberapa Bella orgasme. sudah yg pernah diceritakan, sekalinya mengenai titik lemah Bella, ia sudah gak bisa kontrol tubuhnya, dan terus menerus akan orgasme jika terus disodok di posisi yg sama.

“capek Bell, mau istirahat bentar?”, tanya Petra sambil membelai rambut Bella yg basah akibat keringat.
“awwwww kalo posisi ini aku gak kuat, doggy aja”, minta Bella.
“duuh kalo doggy aku yg bakal mudah meledak”, ujar Petra.
“ya gapapa, masa aku terus haha sampai basah ini”, balas Bella sambil meraba spreinya.
“haha yuk!”, balas semangat Petra.

kedua pasangan tak resmi ini lantas saling memindahkan posisi, dan Bella nungging dengan sangat indah di depan tubuh Petra dengan penisnya yg mengacung naik keatas.
“aaaahhhh”, desah mereka berdua.
Petra meremas pantat Bella, dengan perlahan dia mulai menaikkan intensitasnya dan tubuh mereka bergerak maju dan mundur, diiringi dengan suara daging yg bertabrakan. mereka berdua semakin binal, Petra menarik rambut Bella dan sesekali menepuk pantat Bella seolah ia seorang wanita yg dibayar untuk memuaskan hasrat seorang pria hidung belang.

Bella bisa bertahan tanpa ada dorongan untuk segera orgasme. namun sebaliknya, Petra berusaha mati-matian untuk bisa menahan orgasmenya. tetapi apadaya jika vagina Bella sungguh nikmat dan enak.
“aaarrghhhhhh aeehhhmmmmm ahhhhhh”, desah Petra yg sambil meremat pantat Bella, namun Bella belum curiga dengan perubahan desahan Petra karena sodokannya masih konsisten.
“assshhhhhhh awwhhhhhhh oooohhhhh aeegghhhhmmmmm”, desahnya panjang, lalu sodokan Petra memelan dan akhirnya berhenti.

“mas Petra, kamu keluar?”, tanya Bella langsung berbalik badan pada pria yg bukan pasangannya.
“maaf Bell, abisnya enak banget, gak sempet nyabut”, ujar Petra penuh dengan penyesalan yg nikmat.
“awwhhh masss, aku kan lagi sering minum vitamin penyubur”, proes Bella sambil menjauhkan badan dan membuat penis Petra tercabut.

walau begitu, Bella tidak marah namun juga tidak diam saja, nikmat yg diberikan tiada tara namun ia juga khawatir terhadap vitamin yg sering ia minum. badmood Bella hanya sesaat, ia kembali menyajikan tubuhnya pada suami Zaskia untuk ronde yg kedua. Petra berujar bahwa tetesan sperma yg keluar tidaklah banyak, tidak akan berdampak apa-apa.

ronde kedua kembali membuat tubuh Bella tergoyah, cairan terus menetes keluar, yg jelas membuat wanita dua anak ini lemas, namun nafsu dan nikmat menutupi rasa kewajaran yg seharusnya tidak terjadi. cupangan di payudara Bella bertambah tanpa ia sadari. berbagai posisi seks ia lakukan. tak hanya di kasur, namun juga di meja rias, dengan posisi berdiri atau posisi yg aneh lainnya.

kedua manusia ini bagaikan bintang bokep yg terus menjajal posisi seks, namun Bella masih berusaha untuk menjaga desahannya dengan apapun caranya.

“awwwhhhhhhh enaaaaaaaaaaakkkk, keluar sayanggg”, teriak Bella dan Petra menutup ronde kedua mereka.

Bella terbaring di kasur dengan menutupi tubuhnya dengan selimut, Petra melihat jam yg sudah menunjukkan pukul 2 pagi. ia tak begitu memikirkan bahwa istrinya juga sedang dipompa oleh suami Bella.
“Bell, kapan-kapan kita ngamar yuk, gila enak banget dengan kamu”, ajak Petra.
“hmmm gimana, tanya mas Andri aja dulu”, balas Bella.
“mas Andri gak perlu tau kapan kita ngamar, yg penting dia tau kalo aku bakal pinjem kamu, tapi dia gak perlu tau dimana dan kapan, yg penting dia pulang kantor, kamu udah dirumah”, jelas Petra.
“hmm itu namanya selingkuh dong”, ujar Bella.
“lha selama ini apa haha biarkan mas Andri nanti juga makai istriku kapanpun dia mau”, balas Petra, “mau ya Bell, aku nampaknya ketagihan sama kamu”, lanjut goda Petra.

Bella membalasnya dengan anggukan pelan…..

-BERSAMBUNG-

Pembaca setia Kisah Malam, Terima Kasih sudah membaca cerita kita dan sabar menunggu updatenya setiap hari. Maafkan admin yang kadang telat Update (Admin juga manusia :D)
BTW yang mau jadi member VIP kisah malam dan dapat cerita full langsung sampai Tamat.
Info Lebih Lanjut Hubungin di Kontak
No WA Admin : +855 77 344 325 (Tambahkan ke kontak sesuai nomer [Pakai +855])
Terima Kasih 🙂

Daftar Part